Serapah, Penyintas dan "Senyap"
Overview & Synopsis
Film "Senyap" merangsek ke wajah kita, ia mengelusnya dengan elusan halus, tetapi serasa sakit. Ia membiarkannya berbekas, supaya tidak hilang begitu saja. Barangkali, dari sanalah, harapan para penyintas berdesing-bising meminta polifoni dari setiap penjuru negeri memahami lara yang tak kunjung padam. Komnas HAM beserta pemerhati hak hidup manusia lainnya sedang mendorong kita semua, mari merekonsiliasi baik sebagai diri maupun bangsa, dari segala luka masa lalu yang sengaja maupun tidak terkubur itu. Ini adalah upaya pendewasaan sebuah bangsa yang terus menerus memperbaiki tubuhnya. Semoga dorongan rekonsiliasi tersebut bisa terwujud, hingga lafaz maaf dari negara tidak berakhir dalam kesenyapan!
zenodo.org)
← / → for pages • + / - for zoom • 0 to fit width
Powered by Mozilla PDF.js v3.11
Document Information
| Document Title | Serapah, Penyintas dan "Senyap" |
|---|---|
| Author / Organization | Palippui, Irfan |
| Subject & Discipline | Scientific Research & Data |
| Categories | Science & Mathematics |
| Publication Year | 2015 |
| License / Rights | cc-by-4.0 |
| Resource Verification | Listed PDF (Verification Pending) |
| Original Host Website |
Zenodo
(zenodo.org)
|
| File Format | application/pdf (Portable Document Format) |
| Reported File Size | 153.1 KB (156,810 bytes) |
| Language | EN |
| Catalog ID | DOC-5005 |
| Original Source Link | Visit Source Page on zenodo.org » |